HARTA, TAKHTA, dan SGM
Perancis kembali menggegerkan warga internasional, melalui pernyataan Emmanuel Macron yang dinilai menghina umat Muslim. Pernyataan ini berawal dari kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pelajar kepada gurunya yang dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW melalui pembuatan karikatur sang Nabi. Diakui bahwa umat muslim tidak mungkin berkompromi dengan penghinaan seperti itu, karena merupakan tindakan penghujatan terhadap Nabi yang merupakan utusan Tuhan. Tetapi sayangnya, hal ini terbentur oleh sekularisme Perancis yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Untuk Negara-negara di benua Asia, kebebasan semacam itu bukanlah sesuatu yang dipandang baik, terutama umat Muslim. Kebebasan yang sebebas-bebasnya justru akan memicu konflik antar kelompok jika tidak ada batasan. Gelombang protes terhadap pernyataan Macron mengalir dari berbagai negara di dunia, terutama negara dengan penduduk muslim mayoritas seperti Timur Tengah, Indonesia, Pakistan, dam lain-lain. Seb...