Posts

JANGAN BAWA PADI KE DALAM GEREJA

Image
Sebuah perbincangan kecil di sore hari, berbagi pengalaman dari kakak sepupu yang tidak setuju dengan kebiasaan pelelangan persembahan jemaat berbentuk non-uang (ayam, sarung tenun, padi dan lain-lain) di depan mimbar gereja. Ya, bukan rahasia umum lagi jika gereja tidak lagi menerima persembahan seperti itu terutama untuk mengisi kas gereja.  Sanggahan dari kakak sepupu saya sangat sederhana yakni : Matius 21:12-13 (TB)  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." Dia pun mendapatkan gambaran melalui film “Jesus” di tahun 1980an tentang bagaimana Yesus sangat marah ketika Bait Allah dijadikan sebagai media untuk mendapatkan keuntungan secara finansial oleh para iman pada saat itu. Kakak sepupu saya membandingkan kejadian t...

5000 Tahun mencari Tuhan

Image
  “ Sejarah Tuhan ”, sebuah judul yang riskan dalam pemaknaan awam karya Karen Armstrong. Tuhan yang tak berawal dan berakhir dirangkum dalam poin-poin perjalanan waktu umat manusia. Bacaan yang membuat saya terhenyak tentang perjalanan 5000 tahun manusia untuk menemukan TUHAN. Fakta menarik tentang awal mulai manusia memaknai Tuhan (kekuatan besar diluar dimensi) yang mereka percayai sebagai pencipta dan pelindung kehidupan.  Monoteisme merupakan jenis kepercayaan tertua di dunia, yang menurut pendidikan formal adalah kepercayaan yang muncul setelah politeisme . Manusia mulai mengilhami bahwa dunia ini tidak tercipta secara kebetulan melainkan sudah dirancang dan dibentuk oleh kekuatan besar. Tuhan itu mungkin memiliki ciri fisik seperti manusia tetapi memiliki ukuran tubuh yang sangat besar, bersuara, dan berbicara dengan bahasa yang mereka pahami. Ukuran fisik yang besar ini berdasarkan pemikiran dasar bahwa dunia ini sangat luas maka Sang Pencipta pastilah memiliki fisik y...

KAMI (TAK) SEHARGA DENGAN BENDA MATI

Image
Baru buka google, searching masalah kasus kekerasan terhadap perempuan, eh.. Tiba-tiba ketemu judul berita “ Budaya Maskawin Sebabkan Pria Papua Lakukan KDRT pada Perempuan ". Judul itu menyentil memori saya tentang fenomena sosial yang terjadi di lingkungan sosial saya. Ternyata fenomena ini juga terjadi di belahan bumi lainnya di mana mahar/mas kawin menjadi salah satu pemicu kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa para wanita. Misalnya di India , di mana seorang wanita dibakar hidup-hidup bersama bayinya karena gagal memenuhi mahar yang ditetapkan oleh keluarga suaminya. Kemudian di Tanzania, seorang remaja yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga karena dihajar oleh suaminya, tetapi ketika dia mencari perlindungan ke keluarganya sendiri, justru penolakan yang dia terima dengan alasan sang suami sudah memberikan Mahar atau mas kawin kepada keluarga mempelai perempuan. Fenomena ini juga diangkat oleh kelompok content creator asal NTT bernama Kaboax di kanal YouTube  Kaboax ...

"CEK KOSONG" ITU BERNAMA SIHIR

Image
Baru saja saya membaca sebuah artikel di website National Geography tentang perburuan penyihir di Negara Papua Nugini yang masih terjadi hingga saat ini. Beberapa orang yang disangkakan sebagai seorang penyihir atau penenung akan dihakimi massa tanpa ada bukti yang valid. Bagi orang-orang dari Budaya Barat, perilaku sihir dan penangkapan penyihir merupakan sesuatu yang dianggap konyol, kolot bahkan tak jarang dianggap sebagai perilaku yang primitif. Tetapi bagi saya, tidak ada ruginya untuk percaya pada aktifitas sihir karena aktifitas ini merupakan aktifitas paling kuno yang pernah tercatat dalam sejarah umat manusia, semisalnya bagi beberapa budaya, sihir dapat digunakan sebagai metode penyembuhan sebelum adanya ilmu kedokteran modern. Ada pula sihir merupakan salah bentuk kematangan jiwa seseorang dalam menyatukan diri dengan alam dan lain sebagainya. Namun, jika ditarik ke belakang masa sekitar 5000 tahun lalu, menurut tradisi Yahudi dan Kristen (Kitab Henokh yang masih diperdebatk...

TANAH ADAT DI TENGAH PEMBANGUNAN NASIONAL

Image
 Siapa yang tak kenal Amerika Serikat, sebagai negara Super Power, Amerika Serikat dapat dikatakan sebagai rujukan bagi negara-negara berkembang dalam menentukan kebijakan publik mereka. Kemajuan ekonomi Amerika Serikat yang sangat hebat tersebut juga merupakan contoh yang sering dihadirkan ketika ekonomi mereka ingin dibangun. Tetapi, negara-negara berkembang itu lupa bahwa untuk menjadi negara adikuasa banyak yang harus dikorbankan di awal perencanaan. Misalkan pada abad 15 saat melakukan kolonisasi di benua Amerika, banyak sekali genosida yang dilakukan oleh para penjelajah dari Eropa terhadap suku Indian. Perebutan kekuasaan wilayah menjadi salah satu alasan terjadinya genosida terhadap suku Indian, bahkan untuk mereka yang masih hidup, paksaan untuk melupakan adat istiadat leluhur pun dilakukan oleh penjelajah Eropa. Mulai dari dilarangnya penggunaan bahasa asli suku-suku Indian, pemakaian atribut suku Indian hingga pada dirusaknya wilayah adat suku Indian dan digantikan oleh ...

Sumpah Pemuda 1928 : Mereka yang bersumpah mereka yang Terpelajar

Image
  Sumpah pemuda Oktober 1928 Tonggak baru masa depan Mencapai sebuah harapan Didirikannya negara mapan Negara yang mengatur rakyat Menjauhkan kemelaratan Dari tangan-tangan yang gementar Mereka bicara bertanah air satu Berbangsa yang satu Dan berbahasa satu Satu, satu, satu mereka bersepatu Entah dari keluarga yang patuh Atau lahir dari Raja dan Ratu 13 pelopor Sugondo anak Lurah Sartono yang berdarah biru Yamin dari keluarga terpandang Leimena yang berbapak dan beribu guru Tak ada satu pun anak petani Tak ada satu pun anak budak Tak ada anak nelayan Dan tak ada anak penjual kain Mereka yang berpikir Berbicara, Bertindak dan tercatat dalam sejarah Ialah mereka yang berpendidikan Euforia Nasionalisme Sumpah pemuda 1928 Ya, kita hanya membaca, menghafal Dan melupakannya begitu saja Kata mereka di layar kaca Ayo.. Ayo.. Kita lanjutkan Perjuangan pemuda 1928 Alangkah lucunya negeri ini Mereka mengharapkan sesuatu Tetapi tak pernah bertaruh Ingin kem...

TERUS KAPAN TUHAN DIMULIAKAN???

Image
Dua kata ini kembali saya dengar menjelang penerimaan pegawai dan tes masuk angkatan bersenjata Republik Indonesia, orang dalam . Selalu ada harapan dan imbalan pada awal, proses, hingga akhirnya. Sekuat dan sedetil apa pun pemerintah melakukan langkah pencegahan aksi nepotisme ini, selalu saja ada oknum yang lebih upgrade dalam melakukan kecurangan. Seolah-olah sistem itu buta pada tindakan yang tersembunyi dan diredam oleh tembok-tembok rumah warga. Saya tidak tahu bagaimana masyarakat hidup dalam rasa percaya pada suatu individu yang pada akhirnya akan meminta balasan yang jauh lebih besar dari yang pernah dia berikan. Pribadi lepas pribadi adalah kesia-siaan selama 12 – 17 tahun belajar. Keahlian hanyalah embel-embel dari setiap bisikan kecil “ ini orang saya ”. Apa yang ingin dibangun dari negara ini? Kemajuan atau kekerabatan yang membutakan semua rasionalitas pekerjaan. Seorang sarjana pertanian bekerja di dinas komunikasi dan informatika, seorang sarjana ilmu pendidikan bekerja...