Posts

SAYA DAN REALITA

SAYA DAN REALITA Wuuuh... tepuk tangan saya berikan Saya terperangah melihat semua tulisan hari ini Seketika semuanya menjadi religius Bahkan sebelumnya mereka sama dengan saya Mereka hafal setiap ayat di dalam kitab Yang mungkin saja mereka buka seminggu sekali Mereka yang bersamaku dan tidak bersamaku mengeluarkan kata-kata bijak Padahal mulut mereka akrab dengan makian Ketika saudara di seberang bertanya “ jika yang dihina anda. Apa yang anda lakukan? “ Pertanyaan yang biasa... jawaban saya juga biasa “ berarti hidup saya belum mencerminkan firman-firman-Nya.” Karena jika hidup saya mampu mencerminkannya dengan sempurna Sungguh, anda akan jatuh hati dengan Dia yang saya imani.

Dunia Maya Penuh Sesak

DUNIA MAYA PENUH SESAK Apa kabar? Hari ini biasa saja bagi saya. Dan berubah ketika saya membaca postingan Anda tahu dunia maya terasa sesak karena itu Mereka berlomba-lomba bertanya Menjawab, mengejek, dan mengingatkan Lalu ada yang menjadi religius Melabeli dengan sesuka hatinya Saya takut untuk hari ini Bagaimana bisa kita menjadi pentafsir sehari? Mengalahkan mereka yang bertahun-tahun belajar tafsir mencampur adukan semua isu seperti adonan kue Kita seperti anak-anak yang mengecewakan Bapak-ibu pendiri bangsa mungkin marah Tidak peduli berapa banyak yang mereka korbankan Generasi ini masih acuh tak acuh terhadap hasil pengorbanan mereka

JALAN TIKUS

Image
JALAN TIKUS (Tuhan Saja Tidak Cukup?) Seleksi masuk sekolah Negeri sudah selesai dan akan dibuka kembali pada bulan Juli. Ada anak-anak yang lulus seleksi dan ada anak yang sayangnya belum bisa merasakan kebanggaan untuk menjadi bagian dari sekolah favorit. Segala jalan pun ditempuh, mulai dari jalan yang biasanya dilewati orang lain bahkan sampai menggunakan “jalan tikus.” “Jalan Tikus” membuat orang-orang yang memiliki potensi dan keterampilan terkubur karena ditutupi oleh segelintir orang yang tidak mempunyai semangat juang tetapi punya banyak uang. Untuk kalian yang belum bisa merasakan kebanggaan menjadi siswa sekolah negeri terfavorit mungkin sebaiknya kalian berpikir secara positif (mungkin saja saya belum siap untuk masuk ke sekolah ini, maka dari itu saya harus lebih giat belajar di sekolah yang mau menerima saya nantinya). Lebih membanggakan jika nanti kalian yang berasal dari sekolah swasta atau sekolah negeri yang tidak diunggulkan lebih pintar dibanding mereka...

KETIKA SEJARAH (Indonesia) BERUBAH MENJADI SAEGUK (Korea Selatan)

Image
Kali ini bukan tentang puisi yang saya ciptakan tetapi mengenai realita yang saya lihat setiap hari   KETIKA SEJARAH (Indonesia) BERUBAH MENJADI SAEGUK (Korea Selatan)   Siang ini saya terusik dengan sebuah drama Saeguk yang sebenarnya sudah saya tonton sejak akhir tahun 2009. Drama tersebut berjudul The Great Queen Seondeok/TGQS (drama asal negara Korea Selatan). Drama ini menyajikan berbagai intrik yang dilakukan oleh para wanita. Mereka tidak bermain intrik untuk memperebutkan hati seorang raja, tetapi untuk meraih tahta kerajaan. Jujur saya iri dengan cara Perfilman dan drama Tv Korea Selatan yang mampu menyajikan drama sejarah negara mereka dengan baik. Entah berapa banyak sejarah Korea Selatan yang sudah saya ingat hanya dengan menonton drama tv dan filmnya. Gojoseon, Buyeo, Gogouryeo, Baekje, Silla, Balhae, Goryeo, Joseon (kerajaan). Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, saya sudah jatuh cinta pada pelajaran sejarah khususnya sejarah tentang kerajaan. S...

???

Image
SIAPA AKU? Siapa yang sebenarnya aku? Terkadang menjadi begitu jahat Terkadang juga menjadi begitu baik Begitu membuatku bingung Mungkin karena aku yang terjebak Terjebak diantara egois dan ketulusan Aku terlalu menjadi beban Beban berat bagi diriku sendiri Memusingkan sindiran orang lain Dan berusaha menjadi munafik Menjaga hati yang lain Dan melakukan sesuatu yang menyebalkan Seringku berdoa agar menjadi orang lain Tidak ingin dikenal oleh orang lain Tetapi selalu ada untuk mereka yang menyayangiku Lalu menjaga jarak agar tetap nyaman

SETIA

Image
KESETIAAN Bukan mereka yang mengikat Ikatan ini sudah digariskan Tuhan Bukan mereka yang menolak Mereka yang berlari memeluk Ibu Mengapa tembok besar harus kita buat? Jangan memaksa mereka mengingkari siapa mereka Terlampau sulit meninggalkan diri mereka Tetapi sangat sakit mendengar kita membedakan mereka Ya, mereka memang beda dari kita Karena kesetiaan mereka sudah teruji kepada Ibu Kita yang belum teruji tak layak membeda-bedakan Sebaiknya diam dan menghargai mereka

HAWA

Image
HAWA Mereka yang diciptakan sebagai penolong Disalahkan ketika manusia mulai mencicipi dosa Hukumannya ditetapkan menjadi kodrat sejati Berlari bersama tulang rusuknya ketika terusir Kodratnya dijadikan pagar atas nama perlindungan Disuruh untuk menghafal kebutuhan lingkungan Kemudian dibungkam jika semua sudah tercukupi Pertama yang meniup tungku, terakhir yang makan nasi Sudah kudengar kisah wanita saleh di zaman itu Hidup di dalam pernikahan yang indah dan bahagia Kisah-kisah yang menjadi sepenggal pembuktian absolutnya sebuah pernikahan Apakah dapat teruji jika suami mencaci istri Memukuli ibu dari anak-anaknya sendiri Absolut itu bualan kosong jika kasih pun tak nyata Kasih bukan sesuatu yang berbatas, kasih adalah kasih Kasih alergi dengan kekerasan, jijik akan kebohongan Bertahanlah jika kasih itu ada, tinggalkan saja jika kasih itu tak ada