Thursday, March 16, 2017

YESUS dan IDOLA



DIA yang Melampaui Segalanya
Kata "idola" tidak akan bisa saya berikan pada DIA. Bagi saya idola adalah seseorang yang mempunyai kelebihan yang saya banggakan dan kekurangan yang saya abaikan. Sedangkan DIA sama sekali tidak punya kekurangan. Bagi saya DIA melampaui semuanya. DIA ADALAH DIA yang Mengasihi, melindungi, dan terkadang memberikan latihan-latihan kepada kehidupan saya bukan untuk membuat saya terpuruk tetapi membuat saya lebih kuat. Semuanya itu tidak mungkin dapat dilakukan oleh seorang idola kepada penggemarnya.
Saat saya berada di dalam setiap kesulitan, maka DIA akan membisikkan apa yang harus saya lakukan. Jika ada yang membuat saya gelisah maka DIA yang akan membuat saya tenang. Entah mengapa kekalahan bukan menjadi hal yang menakutkan ketika saya melakukan apa yang DIA perintahkan. Motivasi saja DIA mampu memberikan dengan cuma-cuma, bahkan bertubi-tubi hingga apa saja yang saya katakan akan terdengar seperti mimpi belaka, tetapi itulah kenyataan. Tersingkir oleh mereka yang menggunakan “Jalan Pintas” juga tidak menjadi masalah bagi saya karena ada DIA yang mampu membuat saya berlari melewati jalan panjang yang pada akhirnya membuat saya lebih dari sekadar pemenang. DIA berfirman di dalam Matius 14:27 untuk menjamin mereka yang berjalan bersama DIA

Problem



Masalah…

Beberapa orang akan menghindarinya
Beberapa menghadapinya dengan gagah
Beberapa berusaha lari darinya
Beberapa mengutukinya
Beberapa menantangnya
Atau bahkan mencarinya
Dan pengecut akan menghadapinya 
dengan sebotol minuman keras

Kita akan menilai ini sebagai bentuk pelarian
Terbungkus keberanian sejam, atau semalaman
Ah….bisa saya katakan ini bentuk rasa takut
Lalu berusaha mencari sesuatu yang bodoh
Agar berani sebagai seorang penakut
Masalah ya masalah
Jika bisa dihindari ya hindari
Jangan ditantang atau dicari
Kalau terlanjur ya sudah hadapi saja
Selesai atau tidak apa salahnya berdiri layaknya gladiator
Ini hanya pilihan
Kita yang membunuh masalah itu, atau kita yang terbunuh olehnya

Thursday, March 2, 2017

The sacrifice of a promise



PENGORBANAN SEBUAH JANJI

Membuka sebuah kisah lampau
Menelusuri tulisan-tulisan pilu
Membuat hati hancur luluh
Dalam kesedihan yang membisu

Kesedihan datang seperi pencuri
Menghamparkan tanda tanya
Mengapa dia menghilang tepat di depan pintu
Meninggalkan gadis tersebut di dalam rumah janji

Kasih tak sampai menjadi ceritanya
Kebahagiaan berakhir dengan pengorbanan
Membagi janji dan pengorbanan
Janji untuk kekasih hati dan pengorbanan kepada negara


Thursday, February 16, 2017

SEPATU



SEPATU

Biar aku ceritakan kembali…
Hampir  8 dasawarsa kita berjalan
Kita berdiri, berlari kemudian jatuh
Dan kita kembali duduk bukan berlari

Kepala kita dipukul oleh mereka
Mereka yang berlari menertawai kita
Membuat lelucon tentang sepatu yang sedang kita pakai
Sepatu yang kita beli dari mereka

Teman, bukankah awalnya kita berdiri dengan sepatu sendiri?
Sepatu buatan kita sendiri yang kita banggakan
Buat apa mennggunakan sepatu luar jika kaki kita lecet?
Bisahkan kita sadar untuk memakai sepatu hasil perjuangan Bapak kita?

Mungkin kita terlalu terpukau dengan sepatu mereka
Sepatu yang membuat mereka berlari kencang
Dan kita menyimpannya sepatu buatan sendiri di dalam gudang yang bernama teori
Membiarkan dia berdebu dan menjadi sarang laba-laba yang mencela

Teman, sepatu kita memang kecil menurut mereka
Sepatu kita memang belum biasa digunakan untuk berlari
Tetapi itulah satu-satunya sepatu yang cocok di kaki kita
Yang bisa membuat kita berdiri tegak, berjalan, lalu berlari ke arah kemenangan











Wednesday, January 11, 2017

SAYA DAN REALITA



SAYA DAN REALITA
Wuuuh... tepuk tangan saya berikan
Saya terperangah melihat semua tulisan hari ini
Seketika semuanya menjadi religius
Bahkan sebelumnya mereka sama dengan saya

Mereka hafal setiap ayat di dalam kitab
Yang mungkin saja mereka buka seminggu sekali
Mereka yang bersamaku dan tidak bersamaku mengeluarkan kata-kata bijak
Padahal mulut mereka akrab dengan makian

Ketika saudara di seberang bertanya
“ jika yang dihina anda. Apa yang anda lakukan? “
Pertanyaan yang biasa... jawaban saya juga biasa
“ berarti hidup saya belum mencerminkan firman-firman-Nya.”
Karena jika hidup saya mampu mencerminkannya dengan sempurna
Sungguh, anda akan jatuh hati dengan Dia yang saya imani.







Karhutla Kalimantan dari Bencana Ekologis Menjadi Ancaman Keamanan Nasional

Setiap musim kemarau, kita hampir selalu mendengar berita yang sama, yaitu kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Asap menutupi langit, se...