Posts

Akankah ini sampai padamu?

Image
AKANKAH INI SAMPAI KEPADAMU? Pertalian takdir ini berbeda Pilihanku membuatku terjebak Tujuan hatiku menjadi tak jelas Langkahku pun tak tahu bertumpu di mana Mata ini tak dapat menjangkau senyummu Tapi hati ini masih berusaha   tuk memilikimu Orang yang bisa menjadi cinta Bahkan air mata untukku Seseorang yang kurindukan Seseorang yang membuatku bahagia Seseorang yang menjadi musim semiku Seseorang yang tak menyadari keberadaanku

PRAJURIT

Image
PRAJURIT Dia ditempa seperti putramu Putra yang kuat melindungi Ibu Melatihnya berani Berani menjadi anak pertama Berada di luar rumahnya Berjalan mengitari rumah yang luas Mengelilingi atap rumah yang tinggi Menjaga air yang begitu dingin Jika ibu minta A maka A yang ia beri Jika ibu lumpuh maka ia akan memberi kakinya Jika ibu tenggelam maka ia menjadi pelampung Jika ibu ditembak maka ia menjadi perisaimu Dia akan tetap seperti   itu Selama kau merangkulnya Sebagai putramu, putra yang menjagamu Bukan putra yang terlupakan

Embunku

EMBUNKU Hari ini tak kulihat dia Dia yang menjadi embun pagiku yang selalu kutunggu dengan caraku Cara yang membuatku nyaman tuk mencintaiku Aku menunggu orang yang tak mengenalku Orang tak tahu namaku Bahkan tak menyadari aku ini ada Aku yang tersenyum melihatnya

Kertas & Tinta

Image
KERTAS & TINTA Pujian apa yang tepat Tepat untuk tertuju padamu Sudah terlalu banyak kutulis Bahkan kertas dan tinta pun bosan Tuhan maha Besar Saat aku melihatmu Tuhan maha Kuasa Saat memberi talenta mengagumimu Lagu tak dapat kunyanyikan Pesona tak bisa kutebarkan Aku mengagumimu sebatas ini Sebatas kertas dan tinta

CINTA ABADI

Image
CINTA ABADI Kembali waktu kukumpulkan Terperangkap dalam tulisan Terpenjara dalam kertas-kertas kusam Kubaca dan kuingat kembali Kisah lama ini terus dia bawa Cintanya masih tetap muda Janji itu tetap ia tunggu Hingga rambutnya memutih Masa depan dan masa lalu Hanya dibatasi garis maha tipis Garis itu tak mampu mematahkan hatinya Dalam kesetiaan untuk kapten

KASIH

Image
KASIH   Mengenal-Mu itu anugerahku Menjadi bagian-Mu itu karuniaku Mencintai-Mu aku tenang Menderita untuk-Mu, sukacitaku Kau pun   mengerti tentang semua Dunia menawarkanku dua jalan Tetap setia padamu atau berpaling darimu Kemahiran dunia hampir menipuku Lalu Kau mengirimkan masa lalu Dan membuatku mengerti Aku bangga pada hamba-Mu itu Aku akan berjuang dalam kasih yang sama