Wednesday, June 24, 2015

KAU & RASA LELAHKU



Kau dan Rasa Lelahku


Lelah ini mulai melandaku
Lelah untuk menyimpan rasa cintaku
Lelah menyembunyikannya dalam syair kecil
Dan bodohnya aku tetap mencintai rasa lelah ini

Rasa lelah yang membuatku berubah
Memandang dunia dengan caraku sendiri
Melihatmu dengan cara yang berbeda dari lainnya
Sesaat aku bosan tapi tak ingin berhenti

Mungkin kaulah motivasi untuk cita-citaku
Mungkin  juga kau adalah cita-citaku
Mungkin aku tidak akan bisa memilikimu
Tapi mungkin juga tak ada gadis lain yang mencintaimu sepertiku

Saturday, June 6, 2015

PILIHAN



PILIHAN

Saat jalan kita dibakar matahari
Saat pilihan kita menyulitkan kita
Saat kita bingung pada keputusan kita
Kita bilang ini semua suratan takdir

Lalu apa istimewanya manusia?
Kenapa derajat kita lebih tinggi dari lainnya?
Kalau kita jatuh karena kesalahan sendiri
Mengapa Tuhan yang dipersalahkan?

Adam dan Hawa diberi pilihan
Bebas memilih adalah hak istimewanya
Setiap pilihan yang mempunyai akibat
Baik atau buruk itulah nilainya

Takdir hanya tentang lahir dan mati
Hidup tentang pilihan
Berdoalah agar Dia memberimu hikmat
Hikmat untuk memilih

Monday, March 16, 2015

BERMIMPI



BERMIMPI  ½   ABAD

Waktu itu seperti pasir gurun
Mereka bergerak dan berubah
Tak sedikit yang menyadarinya
Dan tak banyak yang menikmatinya

Aku ingin tahu seperti apa kau
Kala di jam dan hari yang sama
Jika malam ini sama
Maka ingin kucari setengah abad lalu

Aku terlalu mengagumimu
Hingga iri dengan nenek rentah
Benarkah aku terlalu bermimpi
Karena mencari pribadimu yang sepadan

Wednesday, January 14, 2015

Akankah ini sampai padamu?



AKANKAH INI SAMPAI KEPADAMU?

Pertalian takdir ini berbeda
Pilihanku membuatku terjebak
Tujuan hatiku menjadi tak jelas
Langkahku pun tak tahu bertumpu di mana

Mata ini tak dapat menjangkau senyummu
Tapi hati ini masih berusaha  tuk memilikimu
Orang yang bisa menjadi cinta
Bahkan air mata untukku

Seseorang yang kurindukan
Seseorang yang membuatku bahagia
Seseorang yang menjadi musim semiku
Seseorang yang tak menyadari keberadaanku

Saturday, January 10, 2015

PRAJURIT



PRAJURIT


Dia ditempa seperti putramu
Putra yang kuat melindungi Ibu
Melatihnya berani
Berani menjadi anak pertama

Berada di luar rumahnya
Berjalan mengitari rumah yang luas
Mengelilingi atap rumah yang tinggi
Menjaga air yang begitu dingin

Jika ibu minta A maka A yang ia beri
Jika ibu lumpuh maka ia akan memberi kakinya
Jika ibu tenggelam maka ia menjadi pelampung
Jika ibu ditembak maka ia menjadi perisaimu

Dia akan tetap seperti  itu
Selama kau merangkulnya
Sebagai putramu, putra yang menjagamu
Bukan putra yang terlupakan

Tuesday, October 28, 2014

Embunku

EMBUNKU

Hari ini tak kulihat dia
Dia yang menjadi embun pagiku
yang selalu kutunggu dengan caraku
Cara yang membuatku nyaman tuk mencintaiku

Aku menunggu orang yang tak mengenalku
Orang tak tahu namaku
Bahkan tak menyadari aku ini ada
Aku yang tersenyum melihatnya

Karhutla Kalimantan dari Bencana Ekologis Menjadi Ancaman Keamanan Nasional

Setiap musim kemarau, kita hampir selalu mendengar berita yang sama, yaitu kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Asap menutupi langit, se...